Selasa, 25 Januari 2011

25% dari ranking kelas.

Ya! 25% dari ranking kelas yang diambil sekolah buat (mungkin) SNMPTN undangan, walopun mereka diseleksi lagi. Aku rasa ini gak adil. Kenapa yang diambil ranking kelas? Kenapa gak 20 % ranking paralel? Padahalkan rata2 kelas satu sama kelas yang lainnya beda. Unfortunately, aku dapet kelas yang pinternya gak ketulungan. Oh gosh! 25% dari jumlah murid di kelasku berarti hanya nyampe ranking 9. Dan yang ranking 9 itu, rata2nya 86 an. So, aku yang rata2nya 85,4, hanya bisa meratapi nasib. Padahal, kalo di kelas lain, rata2 85 aja udah bisa masuk 10 besar. Ya Allah, it's not fair I think. Kenapa gak paralel aja sih, pak, bu??? Dan, untuk saat ini, aku masih sedih banget.




Yang lebih parahnya, kutunjukin dialognya deh, check it out :
Sebut saja nama sahabatku X dan Y

Kejadian 1
X     : "Tong, kamu gimana?" >> maksudnya dia nanya tentang 25 % peringkat kelas.
Aku : "Aku kan gak masuk 10 besar"
X     : "oooh..."

dan saat bilang 'oooh' nya tu lho! kaya gak ada rasa prihatin atau at least menghibur hati kek!

Kejadian 2
Si Y tau kalo kelasku itu rata2 nya tinggi2.
Y     : "ih, kasian ya yang kelasnya IPA 3. Rata2 nya tinggi2. hahahahaaa..." >>dia ngomong sambil liat aku
aku  : (only smiling at her).

Si Y ketawa dan mukanya looks like very happy. I know that she is included in 25% ranking kelas.

Sebenernya, aku pingin menumpahkan segala kekesalanku hari ini. But, nanti jatuhnya malah congkak. Maaf ya bagi yang tidak berkenan.

2 komentar:

  1. tong.. i'm sorry to hear that, soo sorry
    I never think like x and y , believe me
    I talked to dhani..
    ' fu kasian ya itong, padahal dia rank 5 besar trs tp kls xii ktmu kls gt jd gaisa ikut'
    aku tau yg km rasain :')
    tapi Allah telah menjawab doa kita kan?
    kita semua bisa ikut snmptn undangan dgn leluasa insyaAllah
    doain aku ya ta.. katanya ini diajuin dulu ke Kepsek , smoga kita bisa lolos dr seleksi skul :)

    BalasHapus